Kamis, Maret 27, 2008

sindoro

pokok pinus di tengah hutan..
duduk sendiri..
menjerit tak bersuara..
angin gunung basa basi menyapa
lalu terbang entah kemana..
jalan setapak terbungkus kabut
tetes embun,
pancar kebisuan..

aku berjalan,
hanya dengan mata hati..
bernafas hanya dengan tekad..

2 komentar:

InsuranceService99 mengatakan...

Property Insurance Corp
Individual Wealth Management

Obat Kanker Paru Paru Tradisional mengatakan...

mata hati bisa melihat sehingga bisa berjalan sangat dalam maknanya....nice miss

Poskan Komentar

Tulislah komentar, walau hanya satu kata....
^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Followers

©2009 Tisti Rabbani | by TRB